PEMIMPIN PENIPU
Tahukah anda, Nabi pernah mengancam para pemimpin yang berani menipu rakyatnya dengan ancaman neraka.
Hadis dari Ma’qil bin Yasar ada menceritakannya:
عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ رَضِيَ الله عِنْهُ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْتَرْعِيهِ اللهُ رَعِيَّةً، يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ، إِلَّا حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ
“Dari Ma’qil bin Yasar radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Tidaklah seorang hamba yang Allah berikan kepadanya kekuasaan untuk menguruskan rakyat, dan ketika (hari di mana) dia meninggal dunia, sementara dia dalam kondisi menipu rakyatnya, melainkan Allah akan haramkan baginya surga’.
HS Bukhari dan Muslim.
Para pemimpin yang beriman pasti bimbang dengan ancaman Nabi ini. Bagi pemimpin yang hanya pentingkan kuasa dan menganggapkan perkara ini enteng, pasti tidak pedulikan ancaman Baginda ini.
Marilah kita transformasikan diri kita menjadi pemimpin atau rakyat yang ada hitungan dosa dan pahala dalam kehidupan seharian kita. Agar kita takut berbuat penipuan dan dosa dalam hidup kita ini.
Semoga pesan Baginda S.A.W ini bermanfaat.
Assalamualaikum.