Hukum Makan Sambil Berdiri

HUKUM MAKAN SAMBIL BERDIRI

Apakah hukum makan sambil berdiri?

Para ulama bersepakat bahawa makan sambil berdiri tidak haram. Mereka berselisih antara harus atau hukumnya makruh.

Namun Imam Nawawi memberikan pandangan makan sambil berdiri tidak makruh pun. Beliau berkata:

‏وَأَمَّا الأَكْلُ قَائِمًا فَإِنْ كَانَ لِحَاجَةٍ فَجَائِزٌ وَإِنْ كَانَ لِغَيْرِ حَاجَةٍ فَهُوَ خِلَافُ الأَفْضَلِ وَلَا يُقَالُ اِنَّهُ مَكْرُوهٌ
Adapun makan sambil berdiri dibolehkan jika ada keperluan. Jika tidak ada keperluan, makan sambil berdiri menyelisihi hal yang utama. Namun, (makan berdiri) ini tidaklah dikatakan makruh.

Imam an-Nawawi. Fatawa an-Nawawi, no.105.


Bahkan, Imam Nawawi menyatakan para sahabat makan sambil berjalan sebagaimana riwayat dari Ibnu Umar beliau berkata:

‏كُنّاَ نَأْكُلُ عَلَى عَهْدِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ نَمـْشِي وَنَشْرَبُ وَنَحْنُ قِيَامٌ


Kami makan, pada zaman Rasulullah saw., sambil berjalan dan minum sambil berdiri.

Hadis at-Tirmizi no.1880, hadis hasan sahih.

Kesimpulannya, makan sambil berdiri tidak haram dan tidak pula makruh. Ini dibolehkan, baik ada keperluan untuk berdiri maupun tidak ada keperluan. Namun yang utamanya adalah duduk.

Ustaz Pro
Assalamualaikum

Sumber:
Fiqih Praktis Sehari-Hari FARID NUI’MAN HASAN (173-176)

Version 1.0

Copyright © 2021 All Right Reserved

Disclaimer

LIMITATION OF LIABILITY: This website is prepared by and is the property of MAQAS Management; neither it nor any part thereof nor a copy thereof is to be published or disclosed without first securing the express written approval from MAQAS.

Available Now